Hello Sobat ^-^... ayo belajar bareng dengan sharing dan komentarmu!...nothing wrong to be try!..lets study together ..

Senin, 11 Mei 2015

orang males belajar , matinya ga selamet!





      hello! guys? sudah psti tahu kan? kalaou orang itu lahir dalam keadaan bayi..yang sejatinya tidak tahu apa apa?....bayi berproses hingga menjadi orang seperti kita kita ini tidak lain melalui proses belajar! ya ya iyalah sob! jadi ...siapapun itu jika tidak pernah tahu elu kesahnya belajar pasti tidak akan pinter! pasti tidak akan ada perubahan dalam hidupnya! karena tujuan utama dari belajar ialah adanya perubahan setelah kita mendapat ilmu guys!......dan kalau sampe ada orang nih..trus ga mau atau ogah ogahan mencari ilmu ..ya ampuuun,,kiamat deh! ...lebih baik orang itu dishalatin aja bira ga nyusahin orang lain! hehee ya emang gitu kejam banget......makanya ayo belajar, belajar tidak harus sekolah formal...belajar dari kehipan juga bisa kog ^-^.....long life education! be spirit menuju indonesia tanpa pembodohan! ...

Bumi, dunia ilusi stage 1

       Tahukah anda? dimana kita tinggal?...ya kitaitu tinggal dia atas tanah dibawah langit. Bumi tempat manusai berpijak. Bumi adalah kampung halaman manusia. Dalam sejarahnya bumi dalam setiap zamannya selalu menghasilkan peradaban yang menakjubkan! lihat saja peradaban di sungai nil, patung spink, piramida, selain itu juga terdapat reruntuhan kuil kuil yunani, kebudayaan bangsa maya hingga legenda kerajaan atlantis. Sementara di asia, kita mengenal candi borobudur , kisah sejarah kerajaan kerajann yang mampu menyatuhakn nusantara .itu merupakan gambaran bangsa terdahulu yang lebih dahulu tinggal dibumi. sekarang dimanakah mereka????
      Secara logis, jika bangsa terdahulu mati seharusnya ada kronologis peralihan teknologi yang diwariskan. tapi pada nyatanya tidak ada. Berdassarkan sejarah bahwa bangsa terdaahulu musnah dalam waktu yang sekejap misalkan dengan bencana alam yang menghabiskan populasi kaum kaum tersebut. Sehingga hanya sisa sisa peninggalannya yang masih ada. pernahkah kita bertanya, setelah mereka mati kemanakah kehiudpan mereka?
       sekarang saya pribadi dan manuswia yang masih hidup tinggal dizaman yang serba teknologi, kebudayaan yang melekat sebagai norma norma sosial kian tegeser dengan perkembangan zaman. Bahkan ada istilah " globalisasi" menjadi warga dunia. menurutku itulah awal kemajuan bangsa pada abad ini. tapi ingatkah pembicaran kita di awal? bahwa bangsa terdahulu juga musnah ketika pada masa kejayaannya?.
         okelah, hal tersebut berkaitan dengan teologis dan kepercayaan anda masing masing, namun bicara soal "mati" itu adalah hal yang pasti. tidak tahu kapan ajal akan menjemput raga ini. manusia itu hidup untuk mati dan mati khusnul khotimah adalah sarana menuju sang pencipta yang suci. Jiak keatian itu pasti adanya, tapi kenapa kebanyakan orang saat ini seakan akan tidak mempedulikannya?..semuanya sibuk dengan gemerlap dunia, style, fashion, status sosial....bukankah tidak ada yang patut kita pertahankan mati matian di dunia?
             terkadang ketika kuliah, aku bosan melihat penampilan muda mudi yang modis, sylis dan cenderung mengikuti trend. setauku pelajaran dress up(seni berpenampilan) untuk membuat seseorang lebih benilai harganya ialah menempatkan pakaian sesuai kondisi situasi tanpa harus mewah dan mahal. ditambah lagi dengan accesoris yang tidak jelas apa gunanya. intinya semua itu ialah untuk memikat seseorang hanya dengan pandangan pertama. padahal dala suatu pengajian, pandangan pertama itu adalah kebohongan , pandangan pertama itu mudah sekali peniupan. dan ada juga pepatah don't judge the book by his cover.
        tapi bagaimana dengan don't judge the book by his cover but a good book still need good cover? ya itu benar tapi cover yang paling baik adalah ketaqwaan ..bukan malah dengan mode pakaian terkini yang trendi. Banyak sekali artis artis yang dijadikan kiblat fashion saat ini, bahkan bukan hanya fashion tapi juga tingkah laku dan karakter . sikap mental yang cenderung taklid ikut ikutan ini mnyesatkan manusia saat ini. seseorang tidak punya prinsip jati diri, tidak puya integritas semua diukur hanya dengan penampilan fisik yang semu.
         ilusi adalah prasangka yang tidak ada namun dianggap ada. aku takut manusia saat ini menganggap bumi itu abadai dan mati ialah kondisi manusia sudah tak berfungsi tanpa mengenal kehidupan setelah kematian. memang aku pribadi bukanlah orang yang tahu betul apa itu agama, tapi minimal kita tahu bahwa masih ada kehidupan stage ke 2 di akhirat nanti dan entah bagaiman rasanya kehidupan stage ke 2 itu. tapi dalam agamaku  diajarkan agar kita mudah mendapat bekal ketika melanjutkan kehidupan stage ke 2 nanti yaitu dengan berpegang teguh pada al qur;an dan sunnah.
      terkadang saat kita bangga dengan penampilan yang kita miliki, bangga dengan ketampanan , bangga dengan pekerjaan, bangga dengan pacar yang cantik, bangga dengan kekayaan kita, ..apakah kita masih ingat..itu hanya sementara dan pujian dari manusia hanya menambah ke GR an nafsu saja...?
bumi itu ibarat ilusi, kaum kaum hebat masa dahulu apakah benar adanya? dan kita yang hebat pada zaman ini? apakah benar adanya pada masa depan? hanya Allah swt yang tahu sebab Dia lah pemilik waktu yang tak terikat oleh ruang dan waktu ^-^ ...............wallahu'alam bissowab.

Jumat, 08 Mei 2015

tidak bangga dengan surga, tidak takut dengan neraka

       Kemarin ketika hari jum'at, ada seorang ustda yang mengisi khotbah. entah siapa ustad itu, suaranya tegas dan enak di dengar. Isi dari khotbah yang beliau sampaikan panjang lebar memang tidak sepenuhnya mampu ku ingat, namun ada satu kalimat yang sampai sekarang akupun tak lupa, yaitu...
tidak bangga dengan surga tapi tidak takut dengan neraka. sebenarnya apa yang dimaksud ustad itu?
         Jujur orang muslim seperti kebanyakan orang harus diberi motivasi dahulu agar dekat dengan tuhannya. seperti dibujuk dengan kenikmatan surga ,kenikmatan rizky allah swt. apakah itu salah? tentu saja tidak karena kadar iman seseorang berbeda dan itu juga salah satu cara untuk mengenalkan islam dalam segi dakwah. Terdanag kita juga mendengar prahara neraka yang dijatuhkan kepada orang yang tidak taat pada aturan aturan allah swt. Neraka yang digambarkan sebagai tempat siksaan abadi untuk mengkontrol perbuatan umat muslim agar tidak hidup semaunya sendiri.
        Terkadang pasti kita berfikir, apakah benar? surga dan neraka itu ada???...... pertanyan itu sah sah saja, tapi bagaimana kita menghadapinya?. perlu membaca buku dan pengalaman dari banyak orang pintar tentunya. namun menurutku....jangankan surga..seluruh aturan aturan allah Swt yang diturunkan untuk umat islam itu bukan hanya sekedar aturan dan perintah....itu merupakan untuk kebaikan umat islam sendiri!..bagaiamana tidak? contohnya baaaaanyak sekali. 
      Allah swt memerintahkan kita untuk shalat...shalat adalah sarana kita untuk menyembahNya. apakah hanya itu saja..tentu saja tidak...ilmuan barat sudah meneliti gerakan gerakan shalat yang ternyata begitu bermanfaat bagi keseimbangan tubuh, kesehatan sendi sendi dan khusyuknya shalat membuat manusia secara tidak sadar memasuki gelombang theta yang sangat bagus dalam melatih konsentrasi. Disamping itu perintah untuk melakukan shalat tahajjud pada malam hari setelah tidur juga untuk kebaikan umat islam. kenapa? sebab saat malam hari tidak ada kebisingan yang membuat otak ini refressh dan dalam psikologi faal peraliham malam ke pagi hari merupakan waktu yang baik untuk belajar. kalau dihitung..sudah berapa anak berprestasi yang mengaku belajar selepas tahajjud?
        Banyak perintah perintah allah swt yang sebenarnya itu untuk kebaikan manusia, seperti puasa, adab berakhlak sampai pada masalah pernikahan hukum dan lainnya. truss apakah kta masih berfikir bahwa adakah surga tau adakah neraka?
        memang seorang msulim yang awam sangat mudah untuk berfikir demikian, tapi mari kita benahi diri untuk mencapai level ketaqwaan tertinggi. yaitu rasa cinta kepada allah Swt tidak ada yang lain selain Allah swt. jika nafs kita sudah mendapat karunia rido allah, maka sudah pasti mahabbah kita padanya akan sangat kuat , hanya allah lah yang kita harapkan. Kita patuh bukan untuk surga kita taat bukan untuk jauh dari neraka tapi karerena cintanya kita kepada allah swt , subhanalallah...apakah bisa kita seperti itu? 
      mari kita renungi, dan mari bersama sama mulai dari hal terkecil hingga naik menjadi level ketaqwaan yang tertinggi yaitu tidak bangga dengan surga dan tidak taku akan neraka ^-^ allahuma amin
   

Rabu, 29 April 2015

Not failure but succed delayed!

 
     Sob! santaai sob..tenaaang! jangan grusa grusu.....!..pernah denger istilah ini ga? " not failure but succed delayed"....yaps.bner tuh..ga ada kegagalan tapi hanyalah kesuksesan yang tertunda....lho
lah trus kenapa mesti gagal? ya karena kita kurang sabaar cuy!...semua butuh proses! dan proses butuh perjuangan...sob!..tidak adanya kesabaran adalah salah satu faktor yang membuat orang itu tidak sukses!.......
     ketika orang sudah berjuang sekuat tenaga..dan tak kunjung berhasil..kemudian dia putus asa...maka dia tidak tahu bahwa sebenarnya dia sudah dekat sekali dengan kesuksesan!...ya kita tidak pernah tahu..bahwa satu detik ketika kita menyerah..ternyata dalam satu detik kedepan merupakan kesuksesan yang kita impikan!...jangan pernah putus asa sob!....sabar sabar...Allah swt maha tau kapan waktu yang tepat bagi kita untuk sukses! Allah maha melihat!..dan ingat...mintalah nasib sama Allah sob!.....
     sabar itu tidak ada batasnya!....sob.....jangan pernah negatif thinking ketika kita tak kunjung berhasil!...atur strategi dengan mindset positif!....berhenti sejenak bukan berarti menyerah...berhenti sejenak untuk mengatur strategi yang jitu! ..mundur selangkah bukan berarti takut menerima kenyataan! tapi mundur selangkah untuk melompat jauh lebih tinggi!....! ^-^
      

Selasa, 28 April 2015

sekolah atau tidak....Tuhan tetap maha penyayang!

      Lagi lagi jam menunjukkan pukul 12:00, menandakan aku telat untuk masuk kuliah. Seringkali aku ketiduran untuk jam kuliah siang, sementara kuliah kali ini yaitu psikologi perkembangan yang amat penting bagi seluruh manusia . Aku selalu menyesal, namun pola tidurku yg tidak teratur adalah masalah terbesar. Membayangkan 3 sks yang hangus membuat ku khawatir..andaikan aku tidak lulus????....
      aku tipe orang introvert, lebih suka belajar sendiri ,aku harus memutar otak agar kebolosanku kuliah ini tidak sia sia. Akhirnya kuputuskan jika aku bolos kuliah, maka aku wajib menghukum diri sendiri untuk mereview satu bab yang aku lewatkan. Namun satu kendala lagi muncul, absen? bagaimana kalau akau sering absen dan kemudian aku tidak lulus????.....aku tetap berfikir positif, dalam benakku asal ujian akhirku bagus tidak ada yang tidak mungkin..selama tuhan masih menghendaki...please ya Allah! ^-^
       Sekolah atau tidak memang tidak menjamin kesuksesan, aku mempunyai teman saat di pondok dulu. Dia bertubuh ramping , kecil dan pendiam...lebih intrivert daripada aku. Nilainya pun pas pasan dibanding aku, aku masih mempunyai banyak keunggulan. Namun aku tetap menganggapya teman yang paling baik. Kekecwaanku padanya muncul saat lulus dari pondok, aku bukan kecewa pada dia, sebut saja namanya furqon, tetapi aku kecewa kenapa dunia itu kejam dan tidak bisa diprediksi! dunia mempunyai jalannya sendiri untuk mempermainkan manusia , mungkin dari iblis kah? atau itu adalah skenario terbaik dari tuhan?..ya selepas mondok furqon tidak melanjutkan kuliah, memang aku sempat bangga menjadi anak kuliahan tapi aku tetap ingin membagi kenikmatanm belajar di kampus bersama teman temanku termasuk furqon.
        lama tidak ada kabar tentang dia, yang aku kira ketika seseorang putus sekolah, masa suram sangan berpotensi baginya. Sementara aku yang kuliah, masih linglung entah apa yang aku dapat dibangku sekolah formal. Kuliah membuat aku semakin manja, menuntut ini itu kepada orang tua dengan dalih agar belajarku semakin maksimal. tapi nyatanya itu omong kosong. semua kembali pada individu masing masing mau berusaha? atau tidak. Sebenarnya aku ingin langsung terjun sekolah profesi agar bisa bekerja lebih awal membangun pengalaman, aku tidak pernah berfikir apa yang aku dapat tapi aku akan selalu berfikir apa yang telah aku perbuat untuk mereka yang membutuhkan...jangan salah sangka..itu pemikiran dan ajaran yang terima saat di pondok pesantren dulu.Berkat pemahaman itu ketakutan ku sedikit berkurang menghadapi ujian atau pun masa depan yang katanya memperebutkan kursi kerja dengan kompetensi yang diandalkan.
        Aku belajar banyak dengan teman temanku yang kurasa lebih senior, mereka tidak punya ketakutan sedikitpun menghadapi kehidupan.
         " Ngapain takut? aku ini ga kiriman hampir seminggu ! tapi aku yakin..Gusti Allah itu sogeh
           (kaya)...ga usah takut" kata temanku orang surabaya
        Mungkin sebagian besar orang telah lupa kalau kita mempunyai tuhan, termasuk aku...aku mempunyai tuhan yang maha akbar..Allah swt . tapi aku seakan akan menganggapnya tidak ada. aku hanya fokus pada bantuan manusia..sedangkan manusia itu bisa apa sih?
        Banyak memang orang yang menurut kita tidak beruntung, padahal sebenarnya nasib yang tidak beruntung itu lebih baik daripda kita yang merasa beruntung. ya..contoh kecilnya antara orang yang sekolah dan tidak sekolah. Orang yang tidak sekolah memang secara status sosial merupakan orang kecil tak punya kedudukan. tetapi jiak orang yang tidak sekolah itu punya kemauan untuk tetap maju...maka peluang pergaulan dan relasi sangatlah luas, bisa langsung mencoba untuk kerja berusaha kerja dan berusaha
Di sisi lain tidak semua orang dilahirkan menjadi orang yang suka akademis, bakat dan minat sudah 
dibawa manusia sejak dalam lahir berupa qodo' dan qodar yang ditentukan Allah swt yaitu mati,jodoh
 dan rizky. Dalam kontesk rizky inilah bakat dan minat seseorang telah ada.
        Dibandingkan dengan orang yang mempunyai kesempatan untuk sekolah, orang sekolah lebih 
dianggap calon orang sukses dengan simbol toga saat sarjana nanti. Entah apa penyebab masyrakat 
berfikir demikian. teapi secara pergaulan dan pengalaman anak sekolah masih kurang dalam berinteraksi
 dengan orang lain, sebab hari harinya hanya diisi dengan tugas tugas dan tugas. Belum lagi godaan 
berupa gaya hidup santai dan manja menunggu kiriman dari orang tua. akan tetapi jika anak sekolah itu 
faham akan tantangan yang dihadapi  aku yakin sebelum sarjana pun dia pasti sudah mempunyai relasi
 untuk terjun dimasyarakat. Apalagi skill dan kemampuan anak sekolah zaman sekarang,
 masak diragukan sih?
        Dua tipe orang terpelajar dan tidak menurutku bukan karena orang itu sekolah di sekolahan formal,
 melainkan orang tipe terpelajar adalah orang yang kian hari selalu berubah mengaktualisasi diri agar 
bermanfaat untuk orang lain. anak sekolahan yang tidak berguna dan hanya merepotkan itu adalah sampah!
 apalagi orang yang tidak sekolah dan merepotkan itu juga lebih dari sampah masyarakat!
 kata kata ini memang kasar....tapi itu perlu!
       Aku merasa aku kurang bersyukur...kenpa ketika aku mampu kuliah, aku malah mempermainkan 
sekolahku? padahal banyak orang disana yang menginginkan kehidupan yang aku jalani sekarang.
 Kembali pada teman ku yang telah lama tak ada kabar itu....ternyata furqon yang tidak melanjutkan 
sekolah itu sekarang sudah bekerja di perusahaan Bus Swasta terkenal di daerah banyuwangi, berawal
 dari posis rendah dan akhirnya lambat laun naik pangkat..justru aku yang anak sekolan ini iri kepdanya....
dia memang tidak sekolah, hanya tamatan pondok pesantren, tapi dia tidak merepotkan , dan sangat 
berguna bagi masyrakat..dia adalah inspirasi masyarakat!..aku bangga..ya aku bangga temaku yg pendiam
 dan kecil itu kini sudah berkarir. 
      Maka aku pun tidak mau kalah, meskipun akusering bolos kuliah, ada satu keyakinan dalam jiwa ini, 
sekolah atau tidak...tuhan tetap penyayang! Allah swt maha tau apa yang terbaik bagi hambanya! 
aku hanya perlu berusaha dan berusaha dan berusaha menjadi lebih baik ^-^

#akibat bolos kuliah 


Senin, 27 April 2015

where is your responsibilty...!

      sobat! kata kata ini begitu populer...dimata santri ataupun santriwati. Tapi apakah selama ini kita amalkan nasehat tersebut?....so..here we go!..mulailah dari hal kecil ,mulai dari diri sendiri, kelurga dan kemudian masyarakat. Tanggung jawab kita yang paling mudah adalah tanggung jawab pada diri sendiri dan kepada orangtua dan yang paling berat amanahnya ketika kita bertanggung jawab kepada Allah SWT.
      Sob! kita itu dilahirkan sebagai pemimpin! the leader agent of change! jadi tanggung jawab adalah kamu banget!...

Mahasiswa hanya buruh belaka....

     Dulu saat masih kecil, aku tidak tahu apa itu mahasiswa.Bukan karena buruknya informasi, tapi karena zaman itu masih sedikit orang yang melanjutkan kuliah di kampung ku. Semua pemudanya berusaha keras mencukupi kebiutuhan keluarga tanpa harus kuliah yang biayanya menjadi beban keluarga. Tapi diluar kampung kami mungkin di daerah kota banyak sekali pemuda yang kuliah meneruskan pendidikan . dengan teknologi yang minim kala itu mahasiswa tempo dululah yang paling aktif berinovasi. dengan ketrbatasan mereka mendobrak untuk maju kirits membela hak rakyat.
      Jarang sekali mahasiswa tempo dulu yang manja, masa transisi penjajahan dan pemberontakan negeri membuat mahasiswa tempo dulu bak singa yang lapar, haus akan keadilan kesejahteraan dan keamanan.Dirintis dari komunitas pra kemerdekaan sejak sumpah pemuda hingga melewati gejolak politik masa orda,orba dan yang terakhir reformasi. Mahasiswa kian membludak mencari jati diri untuk memajukan negeri. Bagiku mahsiswa bukan hanya pemuda yang kuliah di universitas, bagiku mahasiswa adalah pemuda yang berusaha mengenyam pendidikan setinggi tingginya dan mengamalkan ilmunya untuk masyarakat, entah itu sekolah abri, kedokteran, teknologi selama niat mereka untuk kesejahteraan bangsa itulah mahsiswa.
       Merasa kurang efektif ,muncullah ormas ormas pemuda, komunitas komunitas yang mendidik memperluas jaringan dan pengetahuan. Mahasiswa kalau itu menjadi pusat intelektualitas dan pergerakan bangsa. Sebagai control sosial jalannya pemerintahan dan sebagai tolak ukur keberhasilan pendidikan di indonesia, aku rasa...mahasiswa tempo dulu menjadi kebanggan tersendiri bagi bangsa ini.

-----seiring kemajuan teknologi...era globalisasi....serba instan dan otomatis...terkadang malah membuat semuanya hancur.....kenikmatan hidup memang membuat orang terlena...
----gaya hidup bebas..fashion icon muda mudi yang gak karuan...merobek habis cultural luhur budaya bangsa.....entah siapa yang mereka tiru...nyatanya pendahalu mereka begitu hormat dan ta'dzim pada norma norma budaya.
----komunitas tak mendidik begitu menjamur saat ini...hanya demi kesenangan..ya pemuda sekarang haya bersenang senang.....menikmati jerih payah pendahulunya....

     Rasa persatuan hanya omong kosong belaka, pemikiran pemikiran mahasiswa jauh keluar dari tujuan pancasila. terlalu menuntut bersaing dengan dunia luar....padahal bumi kita kaya..kenapa mesti takut....orientasi hidup mahsiswa hanya sebatass mencari uang uang uang dan karir. Ormas orams pemuda digunakan sebagi benteng pertahanan dimana mereka nyaman tinggal di markaznya.
    -------------------------------------------- Masihkah mahasiswa patut diandalkan? atau hanya segelintir saja...?..kalau mahasiswa saat ini hanyalah buruh belaka....lalu untuk siapa mereka bekerja?....esensi seorang buruh ialah mau bekerja asal ada upah...mau bergerak asal ada jatah....mau peduli asal ada gaji...tak mau mandiri akhirnya jadi manusia bermental kuli.....
      kapan mahasiswa berubah menjadi tim penyelamat....mau berkorban meski nyawa taruhannya...tak peduli satu dua nyawa ..begitu berarti bagi maknanya....tim penyelamat selalu hadir saat dibutuhkan....memang tim penyelamat tak perlu diingat.....namun tanggap bertanggungjawab membuat aman semua yang ada didekatnya....

.......continuous